Intervensi Penerintah & Pemerintah selalu Benar

by



Pemerintah selalu benar ?

Apakah pernyataan diatas dapat dikatakan benar ? Atau hanya sebagai bualan belaka ? ada seseorang yang mempunyai pemikiran bahwa pemerintah itu selalu benar, dan pemikiran itu pun berlandaskan tokoh ekonomi favorit saya, yakni, J.M Keynes.


Jelas saya sangat tidak setuju dengan anggapan bahwa pemerintah selalu benar, bahkan Rasulullah sendiri pernah beranggapan bahwa dirinya pernah melakukan kesalahan. Teringat akan perkataannya kepada siti aisyah “Aku pun Nabi, Aku pun melakukan kesalahan.“ kalau kita cermati hadist tersebut, yang sebagaimana seorang Nabi besar yang kematiannya sudah terjamin di surga pun, diri-Nya masih berintrofeksi mempunyai kesalahan.

Lantas apakah kita setuju bahwa pemerintah adalah orang yang selalu benar ?

Kalau seseorang itu berlandaskan pemikiran Keynes, seharusnya orang itu lebih mengerti kata INTERVENSI PEMERINTAH.


Intervensi pemerintah bukan berarti pemerintah selalu benar, intervensi pemerintah itu diperlukan hanya untuk menyeimbangkan perekonomian antara pasar dengan pemerintah. Keynes memang berpendapat bahwa peran pemerintah didalam perekonomian memang sangat penting bagi kelangsungan ekonomi, namun yang dimaksud disini adalah pemerintahan yang bersih, bukan hanya sekedar pemerintah.

Pemerintah ikut andil dalam perekonomian nasional bukan berarti pemerintah selalu benar, pemerintah juga seorang manusia yang menurut Tuhan sama derajatnya dengan pegawai rendahan, atau juga pengemis sekalipun.

Kalau anda bilang pemerintah selalu benar, apakah KORUPSI merupakan tindakan yang benar ?
Apakah bail-out kepada bank century itu tindakan yang benar ?

Ketidaksetujuan saya dengan anggapan pemerintah yang selalu benar bukan berarti saya PRO KAPITALISME, saya sama sekali setuju dengan pandangan Keynes, bahwa pemerintah dalam kebijakan fiskalnya sangat penting dalam perekonomian nasional, juga sayasetuju dengan pendapat Milton Friedman bahwa pemerintah harus lebih mementingkan sisi moneternya.

Tapi anggapan saya terhadap fiscal dan moneter merupakan 2 hal yang harus diseimbangkan oleh pemerintah dalam menjaga stabilitas, dan pertumbuhan serta pembangunan ekonomi Negara.

Saya sependapat dengan J.M Keynes bahwa pereknomian tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar, harus ada pemerintah agar tercipta pereknomian tetap dalam kondisi balance.

Kalau anda mengatakan pemerintah selalu benar karena berlandaskan paham Keynesian, Jelas anda kurang mengerti dengan maksud intervensi pemerintah. Kalau seperti keadaannya berarti anda lebih berlandaskan pemikiran anda dengan pahamnya Karl Marx, yang sangat Pro dengan pemerintah.


Ingat kalau kita setuju dengan anggapan pemerintah selalu benar, maka dunia tidak aka nada keseimbangan, bahkan bisa jadi nanti kita kembali ke sistem feodal yang berlawanan dengan asas-asas demokratis.

Kalau anda masih bersikeras mengatakan bahwa pemerintah selalu benar, anda haru mencermati bagaimana pemerintahan Perancis pada zaman kekuasaan Raja Louise, Kekuasan Napoleon Bonaporte, dan German pada saat kekuasaan Hittler, Italy pada saat kekuasaan Musillini, RRC pada saat kekuasaan Mao Tse Tung Uni Sovyet pada saat kekuasaan Lenin dan Stalin dan masih banyak lagi. Apakah dalam pemerintahan tersebut pemerintah melakukan tindakan-tindakan yang benar ?

Bukan berarti pula sejarah-sejarah tersebut membuat kita beranggapan bahwa pemerintah sama sekali tidak penting dalam perekonomian, tentu pemerintahan zaman Rasulullah pun sangat bersih dan Rasulullah ikut andil dalam perekonomian Arab, juga memberikan kebebasan kepada para umatnya.