and Once Again, Do Not Judge The Book by its Cover!

Ada yang bilang gini:
“kalau kita menjadi orang lain, maka identitas diri kita akan hilang.”
Yap, gue pastinya setuju dengan pernyataan tersebut. Tapi, karena emang dunia ini panggung sandiwara dan seiring berkembangnya zaman, suka atau tidak suka, banyak juga indentitas kita sebagai individu yang seutuhnya menghilang. Gue menduga rahasia umum tersebut terjadi karena ada satu faktor utama. Hmm... dugaan gue adalah karena keinginan manusia ingin dipuja sehingga tidak tanggung-tanggung mereka menjadi apapun dan mengorbankan apapun untuk mendapatkan pujaan. Sangat perlu untuk diketahui, bahwa fenomena perilaku tersebut terlah di prediksi oleh ekonom Amerika sebelum terjadinya depresi besar yakni, Veblen (Kritikus pemikiran Neoklasi disaat berkembang-berkembangnya). Salah satu pengamatan empiris beliau adalah bahwa manusia—khususnya konsumen—cenderung tidak rasional dalam kegiatan ekonominya. Veblen mengemukakan bahwa manusia tidak selalu berlandaskan ekonomi dalam bertindak, namun lebih keinginan pengakuan mereka sebagai manusia yang eksis. Dan kalau boleh gue menambahkan kecenderungan tersebut membuat manusia hidup dalam kehampaan, karena dengan semakin diakuinya mereka akan semakin dipujanya mereka, dengan demikian tujuan hidup mereka pun tercapai.

Read more »